Blog Archives

Tata Cara Menyambut Bulan Ramadhan 4 (selesai)

Oleh: Ustadz Abul Mundzir Dzul Akmal

“As Sahuur”

Hikmatus Sahuur : Allah Subhaana wa Ta`ala telah memfardhukan puasa kepada kita sebagaimana telah diwajibkan atas orang orang sebelum kita dikalangan ahlul kitab; Allah Ta`ala berkata :
((ياأيها الذين آمنوا كتب عليكم الصيام كما كتب على الذين من قبلكم لعلكم تتقون)) البقرة (183).

Artinya : “Hai orang orang yang beriman telah diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang orang sebelum kalian, semoga kalian menjadi orang yang bertaqwa.” Al Baqarah (183). Read the rest of this entry
Advertisements

Tata Cara Menyambut Bulan Ramadhan 3

Oleh: Ustadz Abul Mundzir Dzul Akmal

Dari Sufyaan bin `Uyaiyyinah; berkata : Saya mendengar Al Imam Malik bin Anas, ketika itu dia didatangi oleh seorang laki laki dan berkata : Ya Aba `Abdillah ! dari mana saya harus memulai ihram saya ? beliau menjawab : “Dari Dzulhulaifah, dari sekira kira Rasul Shollallahu `alaihi wa Sallam memulai ihramnya”. Lantas dia bertanya lagi : sesungguhnya saya ingin memulai ihram itu dari Al Masjid (Al Masjid An Nabawiy) dan dari sisi qubur. Al Imam Malik menjawab : “Jangan kamu lakukan; sesungguhnya saya takut sekali kamu akan ditimpa oleh fitnah”. Dia berkata lagi : Fitnah apa yang akan menimpa saya ??!! Cuma beberapa mil saya tambah !! Berkata Imam Malik : “Fitnah apa yang lebih besar lagi, dimana kamu memandang bahwa kamu telah mendahului Rasulullah Shollallahu `alaihi wa Sallam akan satu keutamaan sedangkan Dia lalai dari keutamaan itu ? Read the rest of this entry

Tata Cara Menyambut Bulan Ramadhan 2

Oleh: Ustadz Abul Mundzir Dzul Akmal

Kedelapan : Ar Rayyaan disediakan untuk yang berpuasa saja.

Dari Sahl bin Sa`ad radhiallahu `anhu, dari Nabi Shollallahu `alaihi wa Sallam berkata :

((إن فى الجنة بابا يقال له : الريان، يدخل منه الصائمون يوم القيامة، لا يدخل منه أحد غيرهم فإذا دخلوا أغلق، فلم يدخل منه أحد, فإذا دخل آخرهم أغلق، ومن دخل شرب، ومن شرب لم يظمأ أبدا ))

Artinya : “Sesungguhnya di jannah ada sebuah pintu dinamakan “Ar Rayyaan”, yang akan masuk ke dalamnya hanya orang yang berpuasa saja, tidak akan masuk ke dalamnya selain dari mereka, apabila orang orang yang berpuasa itu sudah masuk lalu pintunya akan ditutup, tidak akan ada lagi yang masuk setelah itu, dalam lafadz lain : apabila telah masuk orang yang paling terakhir dari orang orang yang berpuasa itu lantas pintunya ditutup, setiap yang masuk akan minum, dan barang siapa yang sudah minum dia tidak akan haus selama lamanya.” Hadits dikeluarkan oleh : Al Bukhariy (4/95), Muslim (1152) dan tambahan hadits yang terakhir dikeluarkan oleh Ibnu Khuzaimah dalam “shohihnya” (1903). Read the rest of this entry

Tata Cara Menyambut Bulan Ramadhan 1

Oleh: Ustadz Abul Mundzir Dzul Akmal

إن الحمد لله نحمده، ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا، ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادى له، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله.

يا أيها الذين آمنوا اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون. آل عمران (102)

يا أيها الناس اتقوا ربكم الذي خلقكم من نفسٍ واحدة وخلق منها زوجها وبث منهما رجالاً كثيراً ونساءً واتقوا الله الذي تساءلون به والأرحام إن الله كان عليكم رقيبا . النساء:(1)

يا أيها الذين آمنوا اتقوا الله وقولوا قولاً سديداً يصلح لكم أعمالكم ويغفر لكم ذنوبكم ومن يطع الله ورسوله فقد فاز فوزاً عظيماً الأحزاب (70-71).

فإن أصدق الحديث كتاب الله، وخير الهدى هدى محمد صلى الله عليه وسلم وشر الأمور محدثاتها، وكل محدثة بدعة، وكل بدعة ضلالة، وكل ضلالة النار Read the rest of this entry

Akhlak Nubuwah Terhadap Anak Kecil

Oleh: Ustadz Abu Muawiyah Al Atsary

Dari Anas bin Malik radhiallahu anhu dia berkata:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحْسَنَ النَّاسِ خُلُقًا وَكَانَ لِي أَخٌ يُقَالُ لَهُ أَبُو عُمَيْرٍ -قَالَ: أَحْسِبُهُ فَطِيمًا- وَكَانَ إِذَا جَاءَ قَالَ: يَا أَبَا عُمَيْرٍ مَا فَعَلَ النُّغَيْرُ؟ نُغَرٌ كَانَ يَلْعَبُ بِهِ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam adalah sosok yang paling mulia akhlaknya. Aku memiliki saudara yang bernama Abu ‘Umair -Perawi mengatakan: Aku mengira Anas berkata: “Kala itu dia sudah memahami ucapan”- Maka apabila beliau shallallahu alaihi wasallam datang, beliau akan bertanya, “Wahai Abu Umair, bagaimana kabar si nughair”. Nughair adalah burung kecil (pipit) yang Abu Umair senang bermain dengannya.” (HR. Al-Bukhari no. 6203 dan Muslim no. 4003)
Dalam sebuah riwayat Al-Bukhari, “Sesungguhnya Nabi shallallahu alaihi wasallam biasa berbaur dengan kami.” Read the rest of this entry

Ucapan Salam selain Assalamualaikum

Oleh: Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin

Soal:
Sebagian orang menggunakan ungkapan yang bermacam-macam ketika mengucapkan salam. Di antaranya, “Massakallahu bilkhair” (selamat sore), atau “Allah bilkhair”, “Saakallahu bilkhair”, “Kallahu bilkhair”, sebagai pengganti lafazh salam yang disebutkan (dalam hadits –pent) dan apakah boleh memulai ucapan salam dengan lafazh, “‘Alaikas salam”?
Read the rest of this entry

Beda Al-Qur`an dengan Hadits Qudsy

Oleh: Ustadz Abu Muawiyah Al Atsary

Tanya:
Bismillah. Apa yg dimaksud dgn hadits qudsy dan apa perbedaannya dgn al-qur’an? Jazakumullahu khoiron
“M. Aziz singkep” <m.aziz.albugisi@ovi.com>

Jawab:
Hadits qudsi adalah hadits yang disnisbatkan kepada Zat yang quds (suci), yaitu Allah Ta’ala. Yang mana hadits qudsi ini disampaikan kepada kita oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Read the rest of this entry

Dianjurkan Bershalawat kepada Nabi Salallahu ‘Alaihi Wasalam

Oleh: Syaikh Shalih Fauzan

Di antara hak Nabi shalallahun ‘alaihi wasallam yang di syariatkan Allah atas umatnya adalah agar mereka mengucapkan shalawat dan salam kepada beliau. Allah Ta’ala berfirman:

“ Sesungguhnya Allah dan para malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya” (Al-Ahzab: 56) Read the rest of this entry

Tuntunan Ringkas Puasa Ramadhan

Oleh: Ustadz Abu Muawiyah Al Atsary

Definisi Puasa.

Secara bahasa bermakna menahan.

Sementara menurut syariat, Imam Al-Qurthubi -rahimahullah- berkata, “Dia (puasa) adalah perbuatan menahan diri dari semua pembatal puasa disertai dengan niat (ibadah), sejak dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.” (Tafsir Al-Qurthubi pada ayat 183 dari surah Al-Baqarah)

Read the rest of this entry

Apakah Rosululloh Diciptakan dari Cahaya(Nur)?

Oleh: Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin

Soal:

Orang yang berkeyakinan bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah cahaya Allah bukan manusia biasa dan beliau mengetahui hal yang ghaib kemudian ia beristighotsa kepada beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam dengan keyakinan bahwa beliau dapat memberi manfaat dan mudhorat (kecelakaan). Apa hukum hal tersebut? Apakah diperbolehkan kita sholat di belakang orang tersebut atau orang yang semacam dia? Semoga Allah membalasi Anda dengan kebaikan.

Jawab:

Barangsiapa yang menyakini bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah cahaya Allah bukan manusia dan beliau mengetahui hal yang ghaib, maka dia adalah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya shalallahu ‘alaihi wa sallam, dia termasuk musuh Allah dan Rasul-Nya, bukan termasuk wali Allah dan Rasul-Nya, karena perkataannya merupakan pendustaan terhadap Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang mendustakan Allah dan Rasul-Nya, maka dia kafir. Dalil bahwa perkataan ini merupakan pendustaan terhadap Allah dan Rasul-Nya shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah firman-firman Allah Azza wa Jalla sebagai berikut: Read the rest of this entry