Blog Archives

Hukum Sholat di belakang Ahlul Bid’ah

Mubtadi’ (Pelaku bid’ah) terbagi dua :

a. Mubtadi’ yang menyebabkan ia kafir sehingga dianggap keluar dari Islam.

Mubtadi’ seperti ini tidak sah sholat di belakangnya menurut kesepakatan Ahlussunnah Wal Jama’ah dan tidak ada perbedaan pendapat tentang hal tersebut maka jika sholat dibelakangnya, sholatnya batal harus diulang.

b. Mubtadi’ yang bid’ahnya tidak menyebabkan ia keluar dari Islam.

Sholat di belakang mubtadi’ seperti ini tidak lepas dari dua keadaan :

Keadaan yang pertama : Tidak ada masjid sholat jama’ah atau tidak ada tempat sholat jum’at atau sholat ‘Ied kecuali mesjid yang diimami oleh Mubtadi’ ini.

Dalam keadaan yang seperti ini, para ulama berselisih pendapat apakah sah sholat dibelakangnya atau tidak. Tapi pendapat yang rojih (kuat) dalam hal ini adalah sholat di belakang mubtadi’ dalam kondisi seperti ini adalah sah. Ini merupakan pendapat Jumhur Ulama (kebanyakan para ulama) seperti Abu Hanifah, Syafi’i dan Malik dan Ahmad dalam salah satu riwayat.

Read the rest of this entry