Blog Archives

Menikah Itu Indah

Oleh: Abu Ibrahim Abdullah Bin Mudakir Al Jakarty

Melihat perilaku menunda menikah tanpa alasan syar’i di tengah-tengah kaum muslimin baik dengan alasan menyelesaikan kuliah, karir atau alasan tidak syar’i lainnya menjadi salah satu sebab dari banyak sebab tersebarnya kemaksiatan onani, zina bahkan liwath (homo dan lesbi). Naudzubillah, dibarengi kemaksiatan buka aurat, ikhtilat, tersebarnya pornografi membuat kerusakan di atas kerusakan, menambah tersebar luasnya kemaksiatan. Sebuah fenomena yang membuat lisan ini berucap semoga Allah menjaga kita semua. Sambil berfikir apa yang harus kutulis di secarik kertas ini, sebagai nasehat untuk kaum muslimin. Kucoba awali dengan sebuah doa dengan berkata semoga Allah memberi hidayah dan menjaga kita semua…

Wahai kaum muslimin……..

Tidak tahukah kalian bahwa diantara penyebab kemaksiatan onani, perzinahan bahkan perbuatan liwat (homo dan lesbi) adalah akibat menunda nikah karena karir, kuliah atau tanpa alasan syari’i lainnya…

Tidak khwatirkah kalian terjatuh kedalamnya…

Karir apa yang kalian cari…, apakah dengan mempertaruhkan agama kauraih karirmu….!!!

Bukankah keselamatan agama dan menjaga keimanan hal yang sangat terpenting bagi kita…

Lalu apa yang menghalangi kalian untuk menikah, padahal dengan menikah dapat menjaga kita dari kemaksiatan….

Read the rest of this entry

Nasehat Untuk Para Pedagang

Oleh: Syaikh Muhammad Ali Farkus hafizhohullaah

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Sholawat dan salam atas seorang yang telah Allah utus sebagai rahmat bagi alam semesta, juga atas keluarganya, sahabat-sahabatnya dan saudara-saudaranya hingga hari pembalasan. Amma ba’du:

Maka ketahuilah bahwasanya berdagang itu merupakan jenis mata pencaharian yang paling utama. Dan Rasulullah shollallahu’alayhiwasallam juga pernah berdagang sebelum beliau diangkat menjadi nabi. Sejumlah besar Sahabat rodhiyallaahu’anhum juga menjadikan berdagang sebagai pekerjaan mereka. Di antara mereka adalah sebagian besar dari sepuluh orang yang dikabarkan akan masuk surga. Dan para ulama telah bersepakat bahwa hukum asal berdagang dan mata pencaharian yang lain adalah halal. Namun tidak semua bentuk perdagangan dibolehkan. Oleh karena itu seorang pedagang harus memberikan perhatian yang cukup terhadap ilmu tentang hukum-hukum syar’iy yang berkaitan dengan fiqh mu’amalah maaliyyah. Dan mempelajari hukum-hukumnya merupakan syarta perlu dan mesti untuk menjalankan usaha dagangnya. Agar si pedangan tidak terjerembab dalam hal-hal yang diharamkan sedang ia tidak tahu, dan dari sisi lain, supaya ia mengetahui sejauh apa bahayanya melakukan perkara-perkara yang dilarang dan diharamkan, sehingga ia dapat menjauhinya dan bertakwa kepada Allah terhadap perkara-perkara tersebut.
Read the rest of this entry

Jangan Memasuki Perkara yg Tidak Bermanfaat

Oleh: Al Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi

Orang yang belajar pendidikan agama kadang ia masuk ke dalam perkara yang tidak ada manfaatnya tanpa ia sadari. Dan lebih parah lagi apabila ia masuk ke dalam sebuah perkara yang merupakan makar dari syaithan. Dan di masa ini banyak sekali terjadi di antara para penuntut ilmu, dan ini diingatkan oleh para ulama kita di masa ini.

Makna-makna ini kita dengarkan dari Syaikhuna Muqbil rahimahullâh, Syaikhuna Shalih Al Fauzan hafizhahullâh, Syaikhuna Mufti Saudi Arabia sekarang ini, ‘Abdul ‘Aziz Alu Syaikh hafizhahullâh, Syaikhuna Rabi’ bin Hadi Al Madkhali hafizhahullâh, Syaikhuna Syaikh ‘Ubaid Al Jabiri hafizhahullâh, Syaikhuna Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmi rahimahullâh; Syaikh Zaid bin Muhammad bin Hadi Al Madkhali hafizhahullâh, dan banyak lagi dari para ulama kita di masa ini. Semuanya memperingatkan, agar penuntut ilmu di mana pun ia berada berhati-hati dari makar syaithan yang ingin membuat perpecahan di tengah para penuntut ilmu. Dan banyak mereka mengingatkan hadits Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa alihi wasallam yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari hadits Jabir bin ‘Abdillah radhiyallâhu ‘anhu, Read the rest of this entry

Nasehat Syaikh Jamal Al Haritsiy Kepada Akhwat Salafiyyat (bagian 3 selesai)

Oleh: Syaikh Jamal Al Haritsiy hafizhohullaah.

Dan ambillah teladan, wahai muslimah, dari kisah berikut ini. Karena kisah ini bertutur kepada ibu yang penuh ketulusan terhadap putrinya. Ia juga bertutur kepada para anak perempuan yang cerdas sebagaimana ia juga bertutur kepada setiap wanita yang sudah menikah. Dan karena kisah inilah sebuah perumpamaan arab dibuat. Yaitu perumpamaan “maa waroo`aka ya ‘ishoom?” (apa yang ada di belakangmu hai ‘Ishom?). Abul Fadhl an Naysaabuuriy dalam kitabnya “Majma’ul Amtsaal” berkata: “Maa waroo`aka yaa ‘Ishoom?” Al Mufadhdhol berkata: orang yang pertama kali mengucapkan perkataan ini adalah Al Haarits bin ‘Amr, raja Kandah. Yaitu ketika ia mendapatkan kabar tentang kecantikan, kesempurnaan dan kecerdasan putri ‘Auf bin Mahlim asy Syaybaaniy, ia memanggil seorang wanita dari Kandah yang dipanggil dengan nama ‘Ishoom; seorang wanita yang cerdas, pandai berbicara, serta tinggi budi bahasa dan sastranya.
Read the rest of this entry

Nasehat Syaikh Jamal Al Haritsiy Kepada Akhwat Salafiyyat (bagian 2)

Kepada setiap wanita yang sudah bersuami, atau yang sedang akan membina rumah tangga, aku katakan: hendaknya engkau mengetahui hak suamimu dan hak orangtuamu dan janganlah engkau mencampuradukkan dua kewajiban tersebut. Karena terhadap masing-masing dari suami dan orangtua, ada kewajbannya sendiri-sendiri. Dan hak suami itu lebih wajib. Rasulullah shollallahu’alayhiwasallam bersabda:

“Kalau saja aku boleh menyuruh seseorang untuk bersujud kepada orang lain, niscaya aku akan menyuruh para wanita untuk bersujud kepada suami mereka. Seorang wanita itu belumlah memenuhi seluruh hak Allah terhadapnya sampai ia memenuhi seluruh hak suaminya terhadapnya. Yaitu kalau suaminya menginginkan dirinya sedang ia berada di atas pelana, maka ia akan memenuhi keinginan suaminya itu.” Dikeluarkan oleh Imam Ahmad dan yang lain dengan lafaz yang mirip. Dan dishahihkan oleh Syaikh al Albani dalam “Ash Shohiihah” 1203.

Rasulullah shollallahu’alayhiwasallam juga bersabda:

“Kalau saja kedua lubang hidung suaminya mengeluarkan darah dan nanah, kemudian ia jilati dengan lidahnya, ia belumlah memenuhi hak suaminya itu. Kalau saja seorang manusia pantas bersujud kepada seorang manusia lain, maka aku akan menyuruh para wanita untuk bersujud kepada suami mereka ketika para suami itu masuk mendatangi mereka karena keutamaan yang telah Allah berikan kepada para suami di atas para istri..” Dikeluarkan oleh Al Hakim dan yang lain. Ia berkata: isnadnya shahih namun tidak dikeluarkan oleh Bukhori dan Muslim.
Read the rest of this entry

Nasehat Syaikh Jamal Al Haritsiy Kepada Akhwat Salafiyyat (bagian 1)

Segala puji hanya bagi Allah, sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad yang tiada lagi nabi sesudahnya. Amma ba’du.

Ini adalah beberapa patah kata ringkas yang aku alamatkan kepada akhwat muslimah di setiap tempat – melalui jaringan internet – apalagi jaringan internet seperti ini sudah menjadi sarana yang paling cepat dan bermanfaat untuk menyebarkan dakwah yang bersumber dari Al Kitab dan As Sunnah sesuai dengan manhaj As Salafush Sholeh -semoga Allah merahmati mereka. Dan aku telah menyusunnya dalam beberapa poin dan beberapa potongan ringkas. Sebaik-baik perkataan adalah perkataan Allah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi Muhammad shollallaahu’alayhiwasallam. Ini adalah isyarat dariku bahwa di beberapa bagian, aku akan mencukupkan diri dengan menyebutkan beberapa ayat yang menjelaskan suatu perkara.

Dari risalah “Secara tulus untuk setiap muslimah”.
Aku katakan wa billaahit tawfiiq:
Read the rest of this entry

Amanah Menjaga Iffah

Oleh: Syaikh Salim al ‘Ajmiy hafizhohullaahu ta’aalaa.

Setiap perempuan haruslah mengetahui bahwa ketika dirinya keluar dari rumah keluarganya atau rumah suaminya, sesungguhnya ia keluar membawa kehormatan diri dan keluarganya. Oleh karena itu dia tidak boleh lalai menjaga karunia berharga ini hanya demi hasrat syaitoniy, dan juga ia tidak boleh melakukan suatu perbuatan yang akan mencoreng kehormatan tersebut.

Hakekat ini disadari oleh banyak perempuan, akan tetapi sebagian perempuan pura-pura lupa atau pura-pura tidak tahu tentang hakekat ini. Sehingga setiap kali ada berandal yang mengajak pada keburukan, mereka langsung memenuhinya, dan mereka lupa bahwa di jalan seperti ini pasti akan ada korban. Dan korban itu tidak lain adalah dirinya sendiri. Dia akan dijanjikan untuk dinikahi, namun janji itu tidak lain adalah alat untuk mengulur keluguannya dan agar si berandal ini dapat mencapai apa yang menjadi keinginannya. Maka kalau ia sudah mendapatkan keinginannya, ia akan membuang perempuan itu dalam keadaan kehormatannya telah tercemar. Ini bukanlah sesuatu yang aneh, karena permen karet itu dikunyah sampai kalau sudah tidak manis lagi, dibuang ke tempat sampah.
Read the rest of this entry

NASIHAT PENUTUP TAHUN (Dr Shalih bin Fauzan Al Fauzan)

Segala puji bagi Allah yang telah menetapkan sifat fana bagi dunia ini dan mengabarkan bahwa akhirat adalah negeri abadi, dengan kematian dia membinasakan usia yang panjang.
Saya memuji-Nya atas segenap nikmat-Nya yang tercurah dan saya bersaksi bahwa tidak ada yang berhak diibadahi selain Allah semata, Dzat Yang Menundukkan segala sesuatu. Dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Dia telah memperingatkan dari condong kepada negeri ini, shalawat serta salam semoga tercurah kepada beliau dan keluarganya beserta para shahabatnya yang taat dan suci sepanjang siang dan malam.

Wahai sekalian manusia, bertakwalah kepada Allah dan pikirkanlah dunia kalian dan betapa cepat dia berlalu. Bersiap-siaplah menyambut akhirat dan kengeriannya. Setiap bulan yang menghampiri seseorang semakin menyeret dia mendekati ajal dan akhiratnya. Sebaik-baik kalian adalah yang panjang umurnya lagi baik amalannya, dan sejelek-jelek kalian adalah yang panjang umurnya lagi buruk amalannya. Tidak ada selain apakah seseorang diberi pahala atas ketaatan dan kebaikannya atau diganjar dengan dosa atas kejelekan dan kemaksiatannya, kecuali apabila dikatakan fulan telah wafat. Alangkah dekatnya kehidupan dengan kematian. Dan segala yang akan datang pasti datang. Dan kalian sekarang akan meninggalkan tahun yang telah usai dan usia kalian pun semakin berkurang dan akan menyambut tahun yang kalian tidak tahu apakah kalian akan menyelesaikannya ataukah tidak?! Maka hisablah diri-diri kalian apa yang telah kita perbuat pada tahun yang lalu? Apabila kebaikan, bersyukurlah kepada Allah dan sambunglah kebaikan itu dengan kebaikan. Sedangkan apabila buruk, bertaubatlah kepada Allah darinya dan isi sisa-sisa usia kita (dengan kebaikan) sebelum luput darinya.
Read the rest of this entry

Belajar Kepada Selain Manhaj Salaf

Janganlah Kamu Mengambil Ilmu
Kecuali Dari Orang Yang Telah Diketahui
Keteguhannya Di Atas Sunnah

Berkata Al-Imam Muhammad bin Sirin, “Sesungguhnya ilmu mi adalah agama, maka perhatikanlah dari siapa kalian mengambil agama kalian.”

Beliau juga berkata :
“Dahulu mereka tidak menanyakan tentang sanad, maka tatkala fitnah telah terjadi, mereka pun berkata: ‘Sebutkanlah rawi-rawi kalian kepada kami, maka diperiksalah, bila berasal dari kalangan ahlus sunnah maka diambil haditsnya dan bila berasal dari ahlul bid’ah maka tidak diambil haditsnya.” (Kedua atsar di atas diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Muqaddimah Shahihnya).

Tatkala sebagian dari orang yang bertaubat (kepada jalan salaf) lalai untuk mengetahui prinsip-prinsip dasar dan ketentuan-ketentuan tersebut, akhirnya merekapun menjadi lahan/ santapan syubhat¬syubhat dan menjadi tempat permainan kebanyakan orang yang mengaku berilmu dan bermanhaj salaf.
Maka tidaklah datang seorang yang mengaku berilmu atau menampakkan punya hubungan dengan ulama besar Ahlus Sunnah, kecuali engkau akan menemukan para pemuda yang bertaubat akan berkumpul disekelilingnya tanpa meneliti hakikat orang itu dan tanpa memeriksa riwayat hidupnya. Dan jika orang tersebut melihat bahwa pengikut-pengikutny a semakin banyak, dan para pencintanya semakin tergila-gila padanya, maka mulailah dia menampakkan apa yang selama ini disembunyikannya dan menjadi tujuannya. Kemudian engkau akan melihatnya meneriakkan imarah dalam dakwah atau mendirikan kemah tajammu’iyyah dan selainnya dari hal-hal yang menyelisihi prinsip-prinsip dasar Ahlus Sunnah wal Jamä’ah.
Ketika itulah orang-orang yang ingin bertaubat kembali pada manhaj salaf mulai guncang, dan terbagilah mereka menjadi dua atau tiga bagian; Ada yang mendukung, yang menentang, dan ada yang menyimpang.
Dan kegoncangan ini hanyalah terjadi karena dua perkara :
Pertama:
Bahwa orang-orang yang bertaubat tidak menekuni ilmu yang bermanfaat, terutama ilmu tentang prinsip-prinsip dasar Ahlus Sunnah wal Jamä’ah. Hal tersebut karena ilmu adalah pelindung dari berbagai ketergeliciran.

Read the rest of this entry

Nasehat seputar Terjadinya Musibah Gempa

Penulis: Asy Syaikh ‘Abdul Aziz bin ‘Abdillah bin Baaz rahimahullah

Segala puji hanya milik Allah, shalawat dan salam tetap terlimpah kepada Rasulullah, keluarganya, sahabat-sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti petunjuk beliau. Amma ba’du:

Sesungguhnya Allah Ta’ala Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui dengan semua perkara yang telah Allah tetapkan dan takdirkan. Sebagaimana pula Allah Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui dengan semua apa-apa yang telah Allah syariatkan kepada para hamba-Nya dan apa-apa yang telah Allah perintahkan kepada mereka.
Read the rest of this entry