Category Archives: Kisah

Jeritan Anak Muda!

Resah dan gelisah kian menghantui hari-harinya. Manakala usia telah melewati kepala tiga, sementara jodoh tak kunjung datang. Apalagi jika melihat disekitarnya, semua teman-teman seusianya, bahkan yang lebih mudah darinya telah naik ke pelaminan atau sudah memiliki keturunan. Baginya, ini suatu kenyataan yang menyakitkan sekaligus membingungkan. Menyakitkan tatkala masyarakat memberinya gelar sebagai “bujang lapuk” atau“perawan tua” , “tidak laku”.Membingungkan tatkala tidak ada yang mau peduli dan ambil pusing dengan masalah yang tengah dihadapinya.

Siang datang bukan untuk mengejar malam, malam tiba bukan untuk mengejar siang. Siang dan malam datang silih berganti dan takkan pernah kembali lagi. Menanti adalah hal yang paling membosankan, apalagi jika menanti sesuatu yang tidak pasti. Sementara waktu berjalan terus dan usia semakin bertambah, namun satu pertanyaan yang selalu mengganggu “Kapan aku menikah??”.

Read the rest of this entry

Advertisements

Hampir Saja Aku Terperosok!

Oleh: Syaikh Salim al ‘Ajmiy hafizhohullaahu ta’aalaa.

Salah seorang pemuda bercerita padaku dan berkata:

“Saya pernah memiliki seorang teman. Dia termasuk playboy dan termasuk anak muda yang sering menjalin hubungan ilegal dengan perempuan. Dan saya ingat bahwa setelah selesai sekolah, saya duduk-duduk di rumah untuk beberapa saat. Pada suatu hari sekolah (bukan hari libur -pent), kawan ini datang kepada saya di pagi hari -yaitu di waktu jam sekolah- maka aku mempersilahkannya duduk dan saya ke belakang untuk membuatkan teh. Ketika aku melihat keluar, aku tidak mendapatkan mobilnya. Maka aku katakan: “Hei fulan, di mana mobilmu?

Dia berkata: “Aku sembunyikan di samping rumahmu”.

Aku merasa aneh dengan perbuatannya ini. Dan aku berkata: “Kenapa tidak langsung kamu parkir di depan rumahku saja?”.

Dia berkata: “Aku punya teman perempuan baru!!”

Aku katakan: “Kenapa kamu datang bersamanya kemari?”

Dia berkata: “Dia itu seorang siswi sekolah. Aku menjemputnya di awal jam pelajaran. Dan aku menunggu sampai tiba waktu pulang dan lonceng berdering, untuk aku turunkan dia di depan sekolah, kemudian dia naik bis seolah-olah dia telah keluar dari sekolah.

Pemuda ini berkata:

“Maka aku minta izin kepadanya seolah aku hendak masuk ke rumah, kemudian aku keluar dari arah lain menuju mobilnya. Ternyata di dalamnya ada seorang gadis belia, belum sampai umur 15 tahun!! Maka aku katakan padanya -karena kasihan dengan keadaannya yang masih sangat muda, dan kebodohannya atas apa yang diinginkan darinya di balik permainan rendahan ini: “Apa yang menyebabkanmu datang kemari?”
Read the rest of this entry

SEJARAH MUNCULNYA AHMADIYAH

Penulis : Al-Ustadz Qomar ZA

Banyak sisi kelam dari kisah hidup para nabi palsu yang terkubur oleh puja dan puji para pengikutnya. Mirza Ghulam Ahmad adalah contoh yang amat layak diketengahkan. Bagaimana sesungguhnya akhlak dari “nabi” orang-orang Ahmadiyah ini?

Dengan menengok –walau sekilas– tentang sejarah munculnya sekte Ahmadiyah ini, diharapkan kita akan mengenal dengan jelas jati diri mereka dan pimpinan mereka.1
Mirza Ghulam Ahmad dilahirkan di daerah Qadiyan, salah satu daerah di wilayah Punjab, di sebuah keluarga yang bekerja dengan setia pada penjajah Inggris. Dahulu ayahnya adalah salah satu pengkhianat muslimin. Dia melakukan makar terhadap muslimin serta membantu penjajahan Inggris guna memperoleh kedudukan. Ini sebagaimana disebutkan sendiri oleh Ghulam Ahmad dalam bukunya Tuhfah Qaishariyyah (hal. 15): “Sesungguhnya ayahku Ghulam Murtadha dahulu termasuk orang yang memiliki hubungan baik dan mesra dengan pemerintah Ingris. Ia punya posisi di kantor pemerintah. Ia membantu pemerintah (Inggris) saat orang-orang sebangsa dan seagamanya melawan Inggris, dengan bantuan yang baik pada tahun 1851 M. Dia bahkan membantu Inggris dengan 50 tentara dan 50 kuda darinya sendiri….”
Read the rest of this entry

Kisah Seguci Emas

Sebuah kisah yang terjadi di masa lampau, sebelum Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dilahirkan. Kisah yang menggambarkan kepada kita pengertian amanah, kezuhudan, dan kejujuran serta wara’ yang sudah sangat langka ditemukan dalam kehidupan manusia di abad ini.
Al-Imam Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
اشْتَرَى رَجُلٌ مِنْ رَجُلٍ عَقَارًا لَهُ فَوَجَدَ الرَّجُلُ الَّذِي اشْتَرَى الْعَقَارَ فِي عَقَارِهِ جَرَّةً فِيهَا ذَهَبٌ فَقَالَ لَهُ الَّذِي اشْتَرَى الْعَقَارَ: خُذْ ذَهَبَكَ مِنِّي إِنَّمَا اشْتَرَيْتُ مِنْكَ الْأَرْضَ وَلَمْ أَبْتَعْ مِنْكَ الذَّهَبَ. وَقَالَ الَّذِي لَهُ الْأَرْضُ: إِنَّمَا بِعْتُكَ الْأَرْضَ وَمَا فِيهَا. فَتَحَاكَمَا إِلَى رَجُلٍ فَقَالَ الَّذِي تَحَاكَمَا إِلَيْهِ: أَلَكُمَا وَلَدٌ؟ قَالَ أَحَدُهُمَا: لِي غُلَامٌ. وَقَالَ الآخَرُ: لِي جَارِيَةٌ. قَالَ: أَنْكِحُوا الْغُلَامَ الْجَارِيَةَ وَأَنْفِقُوا عَلَى أَنْفُسِهِمَا مِنْهُ وَتَصَدَّقَا
Ada seorang laki-laki membeli sebidang tanah dari seseorang. Ternyata di dalam tanahnya itu terdapat seguci emas. Lalu berkatalah orang yang membeli tanah itu kepadanya: “Ambillah emasmu, sebetulnya aku hanya membeli tanah darimu, bukan membeli emas.”
Si pemilik tanah berkata kepadanya: “Bahwasanya saya menjual tanah kepadamu berikut isinya.”
Read the rest of this entry