Category Archives: Hadits

Ilmu Syar’i, Hakekat Kebaikannya dan Pemiliknya

Penulis : Al Ustadz Abu Ishaq Muslim Al Atsari

Mu’awiyah bin Abi Sufyan radhiallahu ‘anhuma suatu ketika berkhutbah di atas mimbar seraya berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّيْنِ

“Siapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, Allah akan memfaqihkannya (memahamkan) dalam agama.”

Hadits yang mulia di atas diriwayatkan oleh Asy-Syaikhani, Al-Imam Al-Bukhari dalam beberapa tempat pada kitab Shahih-nya (no.71, 3116, 7312) dan Al-Imam Muslim dalam kitab Shahih-nya (no. 1038)

Kebaikan yang hakiki
Banyak orang menyangka bahwa harta yang melimpah, pangkat dan jabatan serta status sosial yang dimiliki merupakan tanda kecintaan Allah kepada seseorang dan menunjukkan Allah menginginkan kebaikan bagi pemiliknya. Tak jarang hal ini membuat pemilik kenikmatan tersebut tertipu sehingga ia lupa diri, berlaku sombong di muka bumi, melupakan Allah dan enggan untuk bersyukur.
Demikian pula orang-orang di sekitarnya, mereka ikut tertipu dengan melihat orang yang bergelimang kenikmatan tersebut sehingga mereka pun iri padanya, memimpikan dan mengangan-angankan agar mendapatkan kenikmatan yang sama.
Mengapa mereka tidak mengambil ibrah (pelajaran) dari kisah Qarun, seorang yang kaya raya yang hidup di zaman Nabi Musa ‘alaihissalam dan bagaimana kisah orang-orang yang tertipu dengan kenikmatan yang diperolehnya:

Read the rest of this entry

Advertisements